Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Agustus 2011

Alat Canggih Buatan Google, Semua Bisa Di Scan

Tidak tahu berapa banyak kebenaran dalam foto-foto ini. Ini adalah penemuan hebat



Seperti cara ini, bila Anda dapat melihat bangunan, alat itu akan memberikan hasil pencarian citra yang tepat di tempat.


Pilih sebuah gedung dan menyentuh lantai dan ia memberitahu Anda rincian lebih lanjut dari bangunan. Anda dapat menggunakannya bila Anda ingin tahu model mobil, nama serangga, jenis makanan apa yang disajikan di restoran dan berapa banyak, yang membangun sebuah jembatan, dll


sehingga Anda dapat menggunakan cara ini bila Anda ingin memeriksa arti kata di surat kabar, buku, majalah, dll. Anda dapat menggunakan kamus, wikipedia, kamus dan hal lain yang tersedia di web. Apa pendapat Anda?

Bekerja dalam gedung, bandara, stasiun



Otomatis terjemahan dari bahasa Latin ke Bahasa Inggris.

 
Cari kata kunci: Berguna bila Anda ingin mengetahui suatu kata dari banyak teks dalam surat kabar / buku

 



Source:

Jumat, 15 Juli 2011

10 Penemuan Dan Inovasi Tercanggih

10. X2 Coaxial Rotor Helicopter (Heli tercepat di dunia)



Tahun lalu di kota Horseheads, N.Y., Kevin Bredenbeck menjadi the first pilot yang mengendarai Sikorsky Aircraft's X2 technology demonstrator. uji yang sukses tersebut membuktikan kalau X2 engineering team telah menggebrak batas wajar dunia studi baling baling Helikopter. (Menjadikannya satu satunya TIm yang pernah membuat helikopter tercepat di dunia) Weiner's team meletakkan 2- single rotor bersamaan (twin), 26.4-foot-long rotor yang berputar pada baling balingnya.

Sekarang, X2 team menset speed bar high—at 287 mph. "tapi ahli fisika kami bilang kalau mesin ini bisa sampai 300 knots," Weiner says. bisa banget buat njemput pasien yang lagi koit. (pick up a patient and return to a hospital by the time a conventional helicopter simply arrived on the scene.)

9. Batery Tenaga mikroba

Beberapa abad kemaren memang para ilmuan sudah pada tau kalau bakteri di tanah bisa menghasilkan energi (lewat pergeseran ion ion).

Sekarang, sebuah tim dari Harvard called Lebônê telah mendesain ulang battery yang ngga terlalu mahal untuk digunakan di sub-Saharan Africa. The microbial fuel cell, or MFC, lumayan bisa menghidupkan enough current to power LED lights dan charging cellphone batteries.

8.Microsoft Natal



Intinya komputer bisa membaca pergeraan kita gan. desain awalnya dari pengembang adalah nintendo Wii. Terus dia menggunakan kamera, infrared dan beberape perangkat tambahan. Di masa depan, PC udah ngga perlu pake mouse, ngga perlu pake keyboard

7. Kepler Space Telescope



Adalah teleskop yang dibilang super canggih dan bisa mendeteksi planet yang mirip bumi.

Teropong luar angkasa ini bisa nangkep 42 CCDs at a group of 100,000 (ngga ngerti ane maksudnya)-plus bintang2 di galaksi bima sakti (within 600 to 3000 light-years of Earth). Jika ada pergerakan planet yang aneh, instrumen ini bakal merekamnya. Misi utama mereka (yang buat teropong) adalah pada tahun 2012 udah bisa menyelidiki kehidupan para alien.

6. Batery Natrium sulfur skala Rumahan



Di barat emang bener bener lagi menggalakkan energi alternatif. Salah satu energi itu adalah angin. Pembangkit listrik dari angin emang lagi demen digunakan, tapi sayang belum ada penyimpan energi yang mumpuni untuk digunain di rumah tangga.

penemuan ini bener bener membuat masyarakat sedikit bernafas lega gan.
penemunya bernama Coors. Dia adalah seorang chief scientist di CoorsTek. Coors and fellow researcher John Watkins membuat prototype sandwiching pada material material— a sodium super-ionic conductor—antara sodium metal anode dan a still-undisclosed aqueous cathode. Mereka berharap pengembangan generator seharga $2000 (masih dlam tahap pengembangan skala massal ini) itu bisa menyimpan 5 kilowatts untuk 4 hours —and keep it up for 10 tahun.

5. Deep Space Plasma Thruster



Roket tenaga bahan kimia masih menjadi harapan NASA. Biasanya pelunuran roket butuh 3.8 million pond propilen yang sangat mahal. Oleg Batishchev, ketua tim riset dari MIT Department of Aeronautics and Astronautics, memperkenalkan bahan bakar roket yang inovatif, Mini-Helicon Plasma Thruster. Bahan bakar ini didesain lebih ringan, murah, mudah dipindah ketika di luar angkasa.

4. Diagnosis Lab memakai chip



Tes Kesehatan yang dulunya mahal, kini bisa diatasi cuma pake metode seperti di gambar bawah ini. Tim dari Harvard yang membuat metode ini mengklaim juga bisa mendeteksi seseorang yang terkena AIDS.

3. I-TEC's Flying Dune Buggy (mobil selancar Udara)



Steve Saint, 59, lahir di Ecuador di a family missionaries, menghabiskan waktu di dusun kecil di Amazon. hebatnya dia bisa melakukan penemuan bagus . Bagi orang kota, ini udah biasa. tapi bagi penduduk terpencil di Amazon, penemuan ini memang sangat bermanfaat. Mereka tidak lagi melakukan perjalanan di hutan belantara.

2. Robot Bola



Ketika kecil, Greg Schroll suka bermimpi tentang bola sepak yang bisa bergerak sendiri. Ketika dia menjadi mechanical engineering student di MIT, dia menciptakan spherical robot yang menyerupai bola. Desain ini masih belum sempurna, doi, Schroll bilang. "kebanyakan orang meragukan robot saya, yang katanya tidak bisa menaiki tangga. Gua bakal membuktikannya.

1. Transormasi Teknologi medis



Dean Kamen adalah orang yang sangat hebat. Dia punya 440 hak paten, seorang inovator dan penemu. Ratusan anak dan remaja di Amrik pada ikut ide ide gilanya bermimpi menjadi seorang penemu handal, menyelamatkan banyak orang dengan mengubah persepsi medis ke dalam teknologi modern.

Dean Kamen is the winner of the Popular Mechanics 2009 Leadership Award. ini adalah ide yang bagus, mentrasformasikan medis dengan teknologi. Sekitar 42.000 anak-anak berkompetisi di Kamen's PERTAMA Robotika kompetisi tahun 2009, yang memuncak dalam acara Kejuaraan Dunia di Atlanta Georgia Dome.
Source:

Selasa, 12 Juli 2011

Austria Sukses Membuat Tangan Bionik, Kapan Indonesia ?

Masih ingat dengan film The Six Million Dollar Man atau Bionic Woman yang cukup berkesan beberapa dekade yang lalu menghiasi televisi kita. Dimana manusia dapat dibantu dengan adanya jaringan bionic (bio electronic dalam tubuhnya), nah kali ini negara Austria mencoba memamerkan keberhasilannya membuat jaringan bionic. ILMUWAN Austria memelopori tangan bionik yang didukung sinyal saraf. Orang pertama yang mendapatkan satu tangan itu telah melakukan hal yang mustahil sejak setahun lalu, seperti naik sepeda serta makan dengan garpu dan pisau. Selama beberapa dekade, manusia telah berspekulasi tentang meningkatkan atau mengganti bagian tubuh mereka dengan implan bionik. Implan koklea dan alat pacu jantung telah menjadi biasa.



Namun, perusahaan Austria bernama Bionic Reconstructions menjadi perintis teknik amputasi selektif untuk menggantikan tangan yang rusak parah dengan sambungan seperti cyborg yang dikendalikan langsung oleh otak.


Patrick Mayrhofer adalah orang yang memiliki tangan robot itu.

Dokter berhasil menyelamatkan lengan kirinya setelah ia tersengat listrik tiga tahun lalu saat kecelakaan kerja. Padahal, sembilan operasi tidak memungkinkan bagi Dr Oskar Aszmann dan tim ahli bedahnya menyelamatkan tangan kiri Mayrhofer itu.


Tangan itu memiliki rangka dari logam dengan sendi krom dan jari-jari dari plastik putih. Alat itu memiliki elektroda yang dapat menerima sinyal dari sistem saraf otak melalui kulit yang tersambung dengan tangan bionik.

Bahkan jika tangan yang nyata tidak ada lagi, otak masih bisa mengirimkan sinyal untuk memerintahkan elektroda tangan bionik untuk bergerak.

"Menggunakan elektroda, kita dapat memunculkan aktivasi otot, tegangan kecil pada kulit. Dengan dua hal itu, kita dapat membuka dan menutup tangan," ujar Janos Kalmar, salah satu peneliti.

Nah kapan ya giliran Indonesia, meski sudah didahului dengan kontes-kontes robot di tingkat universitas tetapi tentunya kita tidak ingin sebatas penciptaan teknologi sederhana, untuk kedepannya perlu diadakan kontes robot yang memiliki tingkat kerumitan yang lebih dan tentunya menawarkan hadiah yang lebih besar. Mungkinkah terwujud ?? (Kita mengharapkan Kementrian Ristek dan Swasta mendengarnya)
Source: